Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Portal Berita Indonesia
Portal Berita Indonesia

KUKA berdiri pada tahun 1898 di Augsburg, Jerman, didirikan oleh Johann Josef Keller dan Jakob Knappich. Pada masa awal, perusahaan ini memproduksi lampu asetilena untuk kebutuhan penerangan jalan, kemudian berevolusi ke bidang pengelasan, permesinan, hingga teknologi otomasi. Tahun 1973 menjadi momen bersejarah ketika KUKA meluncurkan robot industri elektrik pertama di dunia yang diberi nama FAMULUS. Inovasi tersebut menempatkan KUKA sebagai pionir dalam perkembangan robot industri modern.
Selama lebih dari seratus tahun perjalanan, KUKA terus melakukan inovasi dengan menghadirkan robot untuk berbagai sektor industri, mulai dari otomotif, elektronik, logistik, hingga layanan kesehatan. Dengan reputasi internasional yang kuat, KUKA dikenal sebagai simbol kualitas khas Jerman yang mengedepankan presisi, keandalan, dan teknologi tinggi.
Kelebihan Robotik KUKA
Robot KUKA memiliki sejumlah keunggulan utama yang membuatnya menjadi pilihan utama industri global. Pertama adalah fleksibilitas desain dan fungsi. Robot KUKA tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas, mampu mengangkat beban dari beberapa kilogram hingga lebih dari satu ton. Kedua, tingkat presisi pergerakan lengan robot yang tinggi menjadikannya sangat ideal untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, seperti pengelasan maupun perakitan komponen elektronik.
Ketiga, KUKA dilengkapi software kontrol canggih yang mudah diprogram, sehingga perusahaan dapat menyesuaikan pengoperasian robot sesuai kebutuhan produksi. Keempat, KUKA juga menjadi pemimpin dalam pengembangan robot kolaboratif atau cobot, yang memungkinkan manusia dan robot bekerja berdampingan dengan aman. Seluruh keunggulan tersebut menjadikan KUKA sebagai fondasi utama otomasi modern di berbagai sektor industri dunia.
Akuisisi oleh Midea Group
Pada tahun 2016, KUKA memasuki era baru setelah resmi diakuisisi oleh Midea Group, perusahaan peralatan rumah tangga terbesar asal Tiongkok, dengan nilai hampir 4,5 miliar euro. Midea melihat potensi besar teknologi KUKA untuk mempercepat transformasi menuju smart manufacturing. Akuisisi ini tidak hanya memberikan akses teknologi robotik kelas dunia bagi Midea, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas bagi KUKA di pasar Asia, terutama China.
Kontribusi KUKA untuk Manufaktur Midea di China
Kolaborasi KUKA dan Midea tercermin jelas dalam pembangunan Midea-KUKA Smart Manufacturing Park di Shunde, Guangdong. Kawasan industri ini berfungsi sebagai pusat produksi robot, pusat penelitian, sekaligus simbol integrasi teknologi Jerman dengan kekuatan manufaktur China. Di kawasan tersebut, ribuan robot KUKA digunakan untuk merakit berbagai produk rumah tangga Midea seperti AC dan mesin cuci dengan efisiensi tinggi.
Ditambah kerja sama antara KUKA China dan Shenyang Institute of Technology melalui pendirian KUKA Institute menjadi langkah strategis yang menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia dan teknologi masa depan. Inisiatif ini menegaskan bahwa Midea dan KUKA berkomitmen memastikan tersedianya talenta lokal yang mampu mengikuti percepatan teknologi serta kebutuhan industri otomasi.
Menariknya, fasilitas ini juga menerapkan konsep “robots build robots”, di mana robot KUKA digunakan untuk memproduksi robot baru dengan kecepatan mencapai satu unit setiap 30 menit. Selain itu, teknologi logistik dari Swisslog—anak perusahaan KUKA—membantu Midea mengelola distribusi produk secara lebih efisien. Dampaknya adalah peningkatan produktivitas, penurunan biaya, dan kualitas produk yang lebih konsisten.
Dampak Strategis bagi Midea
Dengan dukungan teknologi KUKA, Midea berhasil bertransformasi dari produsen peralatan rumah tangga menjadi pemimpin global dalam manufaktur cerdas. Tingkat otomasi di beberapa pabrik Midea kini telah melampaui 80%, menjadikannya contoh nyata implementasi industri 4.0 di China. Selain meningkatkan efisiensi produksi, kolaborasi ini juga memperkuat rantai pasok lokal karena banyak komponen robot KUKA kini diproduksi di China.
Secara strategis, akuisisi KUKA juga membantu Midea memperluas riset dan inovasi, terutama dalam pengembangan cobot, integrasi Internet of Things (IoT), serta sistem kontrol berbasis kecerdasan buatan. Hal ini menempatkan Midea tidak hanya kuat di sektor elektronik rumah tangga, tetapi juga sebagai pionir manufaktur cerdas di tingkat global.
Pabrik AC Midea di Indonesia
Komitmen Midea terhadap pasar Indonesia diwujudkan melalui pembangunan pabrik AC di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pabrik modern ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 51.000 meter persegi dengan investasi awal sekitar Rp650 miliar. Sejak mulai beroperasi pada pertengahan 2024, pabrik ini ditargetkan memproduksi sekitar 400.000 unit AC pada akhir tahun, meningkat menjadi 800.000 unit pada 2025, dan mencapai 1 juta unit pada 2026.
Produk yang dihasilkan meliputi AC Split untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, sementara AC Window diproduksi khusus untuk keperluan ekspor ke Amerika Serikat. Selain itu, pabrik ini juga mendukung program pemerintah dengan memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 25% sesuai inisiatif “Bangga Buatan Indonesia”.
Kesimpulan
Midea merupakan perusahaan asal Tiongkok dengan pengalaman luas dan teknologi tinggi yang telah membuktikan dirinya sebagai manufaktur andal bagi berbagai merek ternama. Kehadiran pabrik AC Midea di Indonesia menegaskan komitmen mereka untuk terus berkembang, menjaga reputasi global, sekaligus memastikan kualitas produk. Dengan menjadikan Indonesia sebagai negara prioritas, Midea menunjukkan keseriusannya dalam mendukung industri lokal dan menghadirkan produk terbaik bagi konsumen.
Sumber: acwahana.com