Pelaut Wajib Tahu: 5 Kesalahan saat Berlayar Ini

0
61
views
sumber: google.co.id

Setiap pelaut mempunyai insting berlayar sendiri. Tetapi karena satu dan beberapa hal, kekeliruan tidak dapat terhindarkan. Kekeliruan kecil saat berlayar tidak akan memberikan imbas berarti tapi kekeliruan besar dapat menyebabkan permasalahan besar. Para pelaut harus tahu bagaimana sistem membatasi dan menuntaskan kekeliruan yang mereka lakukan.
Akan lebih bagus lagi jikalau pelaut dapat menghindari menjalankan kekeliruan sekecil apa malah. Profesi yang total sebagai pelaut akan menghindarkan Anda dari bahaya dan rintangan selama berlayar.
Pelaut harus tahu ragam-ragam kekeliruan saat berlayar ini

  1. Perlengkapan kapal rusak
    Mengenal kapal rusak saat telah berlayar selama beberapa jam akan menyebabkan permasalahan yang berat terutama jikalau medan pelayarannya amat susah. Itulah kenapa penting sekali bagi para pelaut terutama bagian teknisi atau mesin untuk menjalankan kontrol pengecekan.
    Pengecekan mesin akan menghindarkan Anda dari kerusakan kapal imbas human error. Dikala ada bagian kapal atau perlengkapan yang rusak seketika ganti atau perbaiki dengan yang baru. Pastikan kapal berlayar dengan tenang dan nyaman sampai berhasil mendarat di pelabuhan.
  2. Pelaut kelelahan
    Hal yang pelaut harus tahu yakni keadaan kesehatan fisiknya. Para pelaut memerlukan jasmani dan mental yang kuat agar dapat berlayar dengan bagus dari satu perairan ke perairan lainnya.
    Kapal yang memuat pelaut kelelahan cuma akan memunculkan permasalahan bagus untuk kapal Anda sendiri ataupun kapal orang lain. Seketika kembalikan stamina yang sirna dengan beristirahat atau mengkonsumsi makanan. Meski pelaut yang sakit harus memperoleh pengobatan agar kembali sehat seperti umumnya.
  3. Tidak memahami pengetahuan standar berlayar
    Berlayar berbeda dengan berenang atau snorkeling. Keterampilan dan keahlian yang harus Anda miliki untuk berlayar jauh lebih kompleks karena juga terkait dengan pengetahuan kapal.
    Jangan kaget jikalau kapal dengan pelaut profesional kapabel bertahan lebih lama ketimbang kapal yang memuat pelaut pemula. Meski Anda tidak mempunyai banyak pengetahuan seputar kapal setidaknya bacalah berita dasar mengenai pelayaran.
  4. Bukan navigator yang bagus
    Dikala mendaftar pada loker pelaut telah siapkah Anda dengan pertanyaan interview yang kemungkinan besar perusahaan berikan? Sebagian perusahaan umumnya berkeinginan mengenal lebih dekat pelamar dengan membaca portofolio tapi tidak sedikit yang berkeinginan mengenal pengalaman mereka.
    Sebagai calon pelaut, Anda harus membekali diri dengan pengalaman navigasi. Jadilah navigator yang bagus setidaknya untuk diri Anda sendiri. Berbeda dengan daratan yang mempunyai papan pedoman jalan, lautan tidak demikian. Anda dapat saja salah jalan karena mengambil arah yang salah.
  5. Tidak membawa bahan makanan yang mencukupi
    Kekeliruan lain yang sesungguhnya masih dapat Anda hindari yakni tidak melengkapi kapal dengan perbekalan yang mencukupi. Sebelum berlayar, Anda harus menghitung kru kemudian membandingi dengan stok perbekalannya.
    Perbekalan bagi awak kapal sangatlah penting apalagi jikalau waktu pelayaran yang mereka habiskan amat lama. Pelaut harus tahu, apa saja ragam bahan makanan yang harus mereka siapkan dan ragam alergi apa saja yang para kru miliki.

Sumber: jobpelaut.com