Perkembangan Kemeja Karyawan Hingga Sekarang

0
114
views
sumber: google.co.id

Kemeja karyawan seandainya diperhatikan secara sekilas memang hampir sama tetapi kenyataannya tiap kemeja yang dipakai memanglah berbeda. Terutamanya seandainya dipakai oleh perempuan dan laki-laki dari segi namanya saja sudah berbeda. Motif dan modelnya juga beragam layak dengan pekerjaan yang diampunya.

Fakta perkembangan kemeja karyawan

1.            Istilah nama

Hal pertama yang perlu dikenal yaitu nama yang diajukan dari tiap kemeja layak dengan siapa yang mengaplikasikannya. Istilah nama ini juga sudah familier dalam dunia konveksi kemeja karyawan. Kemeja yang dipakai untuk pria dan wanita malah berbeda malah dari sisi namanya.

Jikalau diperhatikan dari artian dan nama asalnya kemeja yaitu atasan yang memang dialamatkan untuk dipakai seorang pria. Kata kemeja sendiri berasal dari Portugis yang mulanya berupa kamisa dan kemudian dikenal menjadi nama kemeja seperti yang dikenal ketika ini.

Sementara untuk atasan kerja yang dipakai oleh wanita beda lagi dalam penyebutannya. Sebutan atasan kantor yang dipakai oleh wanita yaitu blus dimana lebih dikenal dengan pakaian yang langsung dikenakan tanpa ada kancing di bagian depan pakaiannya.

2.            Perkembangan kemeja

Kemeja ketika ini sudah berkembang cukup kencang dalam hal model dan warna yang dipakai. Anda bebas memilih warna dan model pada jasa jahit kemeja karyawan. Dimana nantinya bentukan hal yang demikian akan disesuaikan dengan desain yang sudah dibuat sebelumnya.

Figur yang dipakai ketika ini semakin mencontoh popularitas fashion sehingga padahal dalam kondisi berprofesi mereka konsisten dapat fashionable dan nyaman dalam menjalani tiap pekerjaan yang dilaksanakan. Figur yang dipilih cukup bebas asalkan masih sopan dan rapi layak dengan ketetapan kantor tempat dimana berprofesi.

Sementara untuk warnanya juga cukup berkembang dimana yang mulanya kemeja identik dengan warna-warna yang netral dan juga gelap seperti cokelat, hitam dan putih. Melainkan untuk ketika ini kemeja semakin berani dalam memilih warna yang akan dipilih seperti layaknya warna-warna cemerlang dan motif yang ramai.

3.            Bahan yang dipakai

Untuk bahan yang dipakai juga amat bervariasi yang mulanya hanya dari katun dan spandek tetapi akibatnya semakin berkembang layak dengan keperluan dan kenyamanan ketika dipakai. Bahan seperti polyster, jeans dan wool ketika ini sudah dapat dipakai dengan cukup mudah.

Untuk tingkat kenyamanannya sendiri berbeda-beda dari tiap orang dimana ada yang suka kain yang sejuk mengabsorpsi keringat ada juga yang lebih suka tipis dan ringan untuk dipakai. Dimana hal ini layak dengan tiap karakteristik dari tiap bahan kemeja yang dipakai.

4.            Potongan yang direkomendasikan

Untuk model potongan kantoran lebih baik menggunakan model yang semi formal dimana masih dapat dipakai dalam kondisi apa malah dibandingkan model formal yang kaku. Itulah beberapa hal penting berkaitan dengan kemeja karyawan yang perlu dikenal.

Sumber: henryadams.co.id