Pengertian dan Cara Meningkatkan Efisiensi HVAC

0
112
views
sumber: google.co.id

Istilah efisiensi mungkin telah tak jarang kali Anda dengar, namun bagaimana dengan efisiensi HVAC? Beberapa orang yang terjun langsung di bidang chiller atau pendingin industri mungkin memahaminya dengan bagus. Namun bagi masyarakat awam, istilah itu masih sungguh-sungguh asing.
Cara meningkatkan efisiensi HVAC
Ada banyak alasan mengapa efisiensi sistem HVAC sungguh-sungguh asing di telinga masyarakat. Alasan utama tentu saja sebab istilah HVAC sendiri yang tidak awam.
Apa itu HVAC?
HVAC Ialah serangkaian sistem yang bisa Anda peroleh pada chiller atau AC. Pelaksanaan pemanasan, pendinginan dan juga ventilasi yang berkalibrasi menjadi satu untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pada pengguna perangkatnya.
Sesudah memahami pengertian HVAC, bisakah Anda menebak-nebak persisnya bagaimana sistem menambah efisiensi sistem tersebut?

  1. Beban Variabel
    Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk efisiensi sistem HVAC cukup dengan menghitung dan mengelola muatan variabelnya. Pengukuran dimaksud dengan muatan variabel ialah keperluan pendingin dikala malam hari, siang hari malahan 24 jam.
    Perhitungkan juga elemen kelembapannya. Mengingat tiap-tiap gedung atau fasilitas industri memiliki keperluan kelembaban yang berbeda-beda. Tergantung pada ukuran atau luas area dan sebagainya.
  2. Jikalau EER
    Cara perhitungan muatan variabel telah sesuai, langkah kedua ialah melaksanakan pengukuran EER. Cara ini bisa membantu Anda menemukan tingkatan efisiensi yang diperlukan oleh mesin pendingin Anda.
    Pelaksanaan perhitungan EER pada dasarnya tidak sulit. Jauh lebih mudah ketimbang Anda mempelajari bagaimana mekanisme HVAC pada suatu perangkat.
    Selanjutnya makin besar angka yang ditampilkan otomatis makin besar pula efisiensi kekuatan yang chiller atau mesin penyejuk tersebut perlukan. Ada malahan elemen lain yang sama penting dan sepatutnya Anda perhitungkan antara lain:
    • HSPF
    Perhitungan efisiensi daya kerja mesin pendingin menurut penggunaan musimannya. Penghitungan rata-rata pompa pemanas selama satu musim atau periode.
    • COP
    Biasanya ialah perhitungan efisiensi mesin menurut kekuatan kompresi HVAC. Kondisi semakin besar COP akan berbanding lurus dengan tingkat efisiensi HVAC-nya.
    • Komponen Tak Lainnya
    Karena mustahil tingkat efisiensi mesin HVAC juga diberi pengaruh oleh situasi komponen pendingin lainnya. Entah itu menara pendinginnya atau kelengkapan pemindah kalornya.
    Apa malahan situasi yang bisa meningkatkan efisiensi daya kerja HVAC, pantasnya Anda mencatat kabar tersebut secara seksama. Selanjutnya semakin efisien penggunaan mesinnya semakin bagus pula dengan pengeluaran industri.
    Berlaku juga kebalikannya. Jikalau rendah efisiensi kekuatan HVAC maka semakin besar pula pengeluaran industri. Pengeluaran utama ialah pembayaran kekuatan listriknya.
    Tak Anda tidak bisa menemukan spot efisiensi mesin HVAC-nya. Silakan minta bantuan dari kekuatan spesialis dan profesional. Karena ada salahnya minta arahan dari yang lebih pintar bukan?
    Dan itulah kabar yang bisa kami jelaskan mengenai efisiensi mesin HVAC. Anda yang tiap-tiap hari berprofesi memonitor mesin pendingin di industri mungkin telah familier dengan situasi tersebut.
    Sementara bagi masyarakat awam, pengetahuan ini masih sungguh-sungguh baru dan hangat. Namun untuk kebaikan bersama di masa depan, pantasnya semua aparat yang melaksanakan industri memahami pentingnya efisiensi HVAC.

Sumber: acwahana.com