5 Bagian Penting Dari AC Chiller System dan Fungsinya

0
174
views
sumber: google.co.id

Sebagai pengguna AC chiller system, Anda memahami dengan bagus pentingnya menjaga mesin konsisten prima dan berprofesi. Eror atau kerusakan pada bagian mesin berisiko tinggi kepada hasil produksi dalam industri. Sebelum membetuli mesin, betapa bagusnya apabila Anda mengenali komponen-komponen perangkatnya berikut.

Komponen-komponen AC Chiller system

1.            Chiller

Bagian pertama yaitu chiller. Mesin ini berperan aktif mendistribusikan air pada evaporator. Sesudah hingga di evaporator, air akan ditransfer lagi menuju FCU. Di pasaran tersedia sebagian contoh chiller menurut kondensor ataupun kompresornya.

Sekiranya Anda membeli chiller menurut kompresornya, karenanya ragam chiller yang akan Anda dapatkan yaitu chiller screw, chiller reciprocating dan chiller sentrifugal. Sementara untuk chiller menurut kondensornya mencakup AHU, water cooler, dan udara pendingin.

2.            AHU

Yaitu salah satu metode AC chiller yang berprofesi untuk mengonversi panas sebelum didistribusikan pada coil pendingin dan diubah menjadi udara dingin. Chiller yang mengaplikasikan metode AHU sanggup memberikan efek pendinginan lebih besar ketimbang FCU. Inilah kenapa AHU banyak diinstal di gedung atau unit industri.

3.            Cooling Tower

Bagian ini tak senantiasa ditemukan di dalam chiller cuma water cooler saja. Fungsinya benar-benar diperlukan guna mengelola air panas dari filament cooling tower. Perangkat lain yang bersinergi dengan cooling tower yaitu mesin blower.

4.            Pompa Peredaran

Terdapat dua ragam pompa peredaran yang lazim ditemukan pada AC chiller yaitu chilled water pump dan berikutnya condenser water pump. Kedua pompa hal yang demikian sama-sama berperan penting untuk mengalirkan air dingin.

Perbedaannya chilled water pump mengantarkan air dari chiller menuju FCU atau AHU. Sementara condenser water pump mengalirkan air ke cooling tower dari kondensor chiller. Menyesuaikan dengan perangkat yang terinstal di dalamnya.

5.            Metode Inderect Cooling

Setidaknya ada empat bagian yang dapat Anda dapatkan pada metode indirect cooling. Mulai dari saringan yang berfungsi untuk pemfilteran kotoran, debu dan partikel dekil. Sehingga udara yang dihembuskan ke ruangan yaitu udara bersih dan segar. Bukan ragam udara dekil yang mengandung banyak partikel atau mikroorganisme jahat.

Berikutnya yaitu cooler coil yang berfungsi untuk mengendalikan temperatur menjadi lebih rendah dari temperatur natural dalam ruangan. Sekiranya ruangan panas, cooler coil akan mengendalikan dan merubah udara ruangan menjadi lebih dingin. Di mana temperatur dingin yang dihembuskan tak terlalu dingin menyesuaikan dengan keperluan ruangan.

Terakhir yaitu centrifugal fan yaitu blower atau kipas yang berprofesi untuk mengantarkan udara melewati ducting. Sehingga udara dingin dapat didistribusikan merata ke tiap-tiap ruangan oleh AC central.

Sebagai pengguna aktif mesin chiller, mengenal sebagian bagian mesin adalah perbuatan cerdas. Setidaknya, Anda dapat mengenal bagian apa yang bermasalah dikala chiller tak dapat mengeluarkan udara dingin seperti lazimnya. 

Dengan mengenal tipe-tipe bagian AC chiller system, secara tak segera Anda sudah menolong merawat chiller supaya bertahan lebih lama.

Sumber: acwahana.com