3 Cara Cetak Label Pengiriman dengan Printer Tanpa Tinta

0
174
views
sumber: google.co.id

Sistem kerja printer thermal yang lazim dipakai untuk mencetak label pengiriman agak berbeda dari printer lazim pada biasanya. Printer ini tak membutuhkan tinta untuk mencetak sehingga pengguna tak akan menemukan cartridge sama sekali di dalamnya. Lalu bagaimana sistem kerja printer thermal ini?
3 Sistem kerja printer thermal untuk cetak label

  1. Cetak dengan panas
    Layak namanya “thermal” yang artinya panas karenanya printer ini berprofesi menghitamkan kertas yang putih dengan mengubag daya listrik yang ada menjadi panas yang kuat. Sehingga tak heran bila kertas cetakan akan terasa agak hangat dikala baru keluar dari printer thermal.
  2. Menerapkan rol karet
    Untuk memutar kertas selama pengerjaan pencetakan, dipakai rol karet sehingga kertas akan bergerak dari kepala thermal ke keluar. Alur ini disebut dengan feed.
  3. Kontrol daya kerja
    Di dalam mesin terdapat mekanisme kontrol berupa papan pengontrol yang bertugas mengendalikan sensitivitas panas. Pada cara terkini, mesin printer telah dibantu dengan pita yang dievaluasi lebih tepat sasaran membendung panas dibandingi karet. Selanjutnya ini membikin daya kerja papan kontrol lebih ringan.
    Merawat printer untuk mencetak label pengiriman
  4. Tak menggores dengan benda tajam
    Jika terjadi kemacetan dikala printer label pengiriman berprofesi, hindari pemakaian benda tajam untuk mengoreknya. Selanjutnya ini untuk mencegah ujung runcing menggores permukaan printer yang biasanya terbuat dari plastik.
  5. Lap permukaan dari debu
    Debu yang melekat di permukaan printer tak saja membikin tampilannya kurang estetik tapi juga bisa masuk ke dalam mesin. Tentu saja hal ini bisa mengurangi kemaksimalan performanya. Untuk itu lap permukaan printer secara rutin dengan memakai kain yang lembut supaya tak hingga menggores bodi.
  6. Keadaan perangkat senantiasa prima
    Selanjutnya penting lain yang kerap disampingkan yaitu menentukan situasi sambungan printer ke perangkat telah terpasang bagus dan benar. Apalagi bila koneksi masih membutuhkan kabel USB. Penting memandang situasi kabel-kabel hal yang demikian sudah terpasang sebagaimana mestinya dan tak ada robekan atau tergigit tikus.
    Melainkan sekiranya printer label pengiriman bluetooth terkoneksi secara wireless tentu lebih gampang dalam perawatan. Cuma pastikan koneksi senantiasa terjaga dengan bagus supaya pengerjaan pencetakan tak macet di tengah jalan.
  7. Tak mengizinkan kertas habis
    Pastikan gulungan kertas di dalam printer senantiasa terisi, jangan hingga mengizinkannya hingga habis. Sehingga printer bisa benar-benar berprofesi dengan bagus.
  8. Pembersihan kepala thermal
    Janan lupa untuk membersihkan thermal head secara terpola setidaknya 3-4 bulan sekali. Kotoran yang bertumbuk bisa mengeras yang alhasil memberi pengaruh mutu cetakannya. Untuk membersihkan thermal head juga cukup gampang.
    Pertama ambil kapas yang lembut usahanya menerapkan kapas persegi bukan yang bulat. Selanjutnya ini untuk mengurangi serat-serat kapas yang melekat di permukaan printer. Meski basahi kapas dengan alkohol dan usap thermal head dengan lembut sampai bersih.
    printer untuk mencetak label pengiriman tak memakai tinta, melainkan bukan berarti pemilik dapat lalai dalam merawatnya. Serta jangan lupa sebelum membeli printer thermal pastikan memilih merek Brother yang sudah diandalkan kualitas dan kualitasnya.

Sumber: brother.co.id