Filosofi Menyalakan Kembang Api Tahun Baru

0
56
views
sumber: google.co.id

Tiap-tiap negara mempunyai kultur tahun baru yang berbeda – beda. Untuk Indonesia, kultur tahun baru yang dijalankan ialah meniup terompet dan menyalakan kembang api tahun baru. Mulai dari si kecil – si kecil, remaja hingga dengan orang tua banyak yang antusias untuk menyalakan kembang api tahun baru guna memeriahkan tahun baru yang dinikmati cuma satu kali saja dalam satu tahun itu.
Beragam titik merayakan tahun baru di berjenis-jenis tempat juga dapat ditemukan. Keramaian yang khas akan dinikmati. Dan terbukti perayaan kembang api di tahun baru bukan tanpa arti. Kecuali untuk bersenang – bersuka ria, kembang api yang dinyalakan di tahun baru juga ada filosofinya. Segera apa makna dan filosofi menyalakan kembang api tahun baru?
Filosofi Menyalakan Kembang Api Tahun Baru
Filosofi pertama
Kembang api tahun baru yang diluncurkan memang membutuhkan api. Api ialah niat dan ambisi yang kuat. Dengan niat dan ambisi yang kuat untuk bisa meraih berhasil dan keberhasilan hidup karenanya kans besar juga akan dapat diperoleh. Dengan niat dan ambisi yang kuat hal yang demikian Anda juga akan jauh lebih kapabel dalam menghadapi berjenis-jenis kemungkinan yang terjadi di tengah perjalanan dan usaha yang dijalankan.
Filosofi kedua
Kembang api tahun baru yang diluncurkan dari bawah ke atas atau dari bumi ke langit memberikan pembelajaran bahwa tiap perjalanan menuju kesuksesan perlu pelaksanaan dimana pelaksanaan hal yang demikian tentu akan berasal dari bawah. Sebab itu jangan pernah Anda bercita-cita bahwa kita akan segera berada di puncak keberhasilan tanpa perlu menjalani pelaksanaan dari bawah. Pesan menghargai tiap pelaksanaan juga menjadi ladang filosofi kedua dari kembang api tahun baru hal yang demikian.
Filosofi ketiga
Untuk dapat menerima kembang api dan merasakan menawannya kembang api hal yang demikian karenanya kita patut membeli untuk mendapatkannya. Itu artinya untuk membeli kesuksesan kita patut meraih dengan berjuang dan doa serta perjuangan sebab kesuksesan harganya mahal dan tak dapat dibeli dengan uang.
Filosofi keempat
Kembang api akan senantiasa dinasihati keatas atau ke angkasa untuk dapat menerima kesan cantik yang dipancarkan. Karena juga halnya dengan cita – cita. Gapailah cita – cita setinggi mungkin dan persiapkan diri untuk menuju kesuksesan hal yang demikian. Jangan pernah berpatah arang atau berputus cita-cita dalam menggapai kesuksesan hal yang demikian.
Filosofi kelima
Ledakan kembang api menjadikan percikan api aneka warna dan sungguh cantik. Warna – warni hal yang demikian ialah seperti halnya Indonesia yang berbagai. Kekayaan jiwa, karenanya semuanya akan menjadi gampang dan cantik. Sebab itu pantasnya Anda berupaya supaya kelak menjadi orang yang kaya jiwa dan jangan sekali – kali Anda menjadi orang yang miskin jiwa.
Filosofi keenam
Kembang api akan kelihatan kian cantik kalau perpaduan bunyi ledakan dan warna – warni sinar terjadi saat berada didalam kegelapan. Ledakan yang berbunyi dari bunyi kembang api tahun baru juga menjadi sebuah isyarat bahwa semua sesuatu bisa dimaknai walau cuma sekadar suara atau bunyi. Apa yang kita dapat lihat juga adalah suatu pedoman bahwa kita patut kapabel mengambil hikmah dari tiap kejadian yang terjadi diantara kita.
Itulah makna dan filosofi menyalakan kembang api tahun baru. kita dapat mengambil makna dan hikmah dari tiap momen yang menimpa kehidupan karenanya tentu kita akan dapat membebaskan diri dari kemungkinan cengkraman kegelapan dan kesulitan.

 

Sumber: hariliburnasional.com